Bandung – Gen Z tidak hanya mengejar tren fesyen. Mereka juga tertarik kepada detail kecil yang menarik dilihat. Salah satunya adalah gantungan kunci/gantungan tas karakter dalam sebuah blind box. Karena ukurannya yang relatif kecil dan mudah dipajang, gantungan blind box ini menjadi media “pamer halus” yang efektif, sekaligus pemicu Fear Of Missing Out (FOMO).
Gantungan Kunci: Medium Pamer Sehari-hari
Keychain atau gantungan tas karakter ini bisa digantung di ritsleting, tali tas, atau saku kecil, sehingga mudah dipamerkan. Gen Z juga sering membuat tren video singkat bertema Tag My Keychain atau What’s on Your Bag di TikTok dan Instagram, di mana keychain langka atau edisi khusus disorot sebagai nilai lebih dalam estetika tas.
Blind Box & Elemen Kejutan
Salah satu alasan yang memperkuat FOMO adalah sistem blind box, di mana pembeli tidak tahu varian apa yang akan diperoleh hingga kotaknya dibuka, sehingga akan memunculkan rasa penasaran. Produsen mainan blind box juga kerap menyelipkan satu varian langka atau secret item dalam paket berisi enam atau dua belas kotak acak. Biasanya, para kolektor saling menawarkan barter atau jual beli di media sosial demi mendapatkan varian yang mereka inginkan.
Bagi Gen Z, gantungan tas atau boneka gantungan dari blind box ini menjadi simbol tren, koleksi eksklusif, dan cara mengekspresikan identitas. Sensasi kejutan, edisi terbatas, dan ditambah viralitas di media sosial menciptakan efek FOMO yang membuat tren keychain terus berkembang di kalangan generasi ini.
Referensi:
cantika.com, idntimes.com

