Categories Kesehatan

Buah Tinggi Gula, Penderita Diabetes Harus Waspada!

Bandung – Buah dikenal sebagai asupan sehat yang kaya vitamin, serat, dan antioksidan. Namun, meskipun gula yang terkandung di dalam buah adalah gula alami, beberapa jenis buah ternyata memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Bagi penderita diabetes, konsumsi buah tinggi gula perlu mendapat perhatian khusus agar kadar gula darah tidak melonjak secara drastis. 

Buah yang Perlu Diwaspadai

Dari ulasan di Hello Sehat dan lansiran artikel DKonsul, buah seperti mangga, pisang, semangka, nanas, ceri, kurma, pir, anggur, dan delima disebut sebagai buah yang gula alaminya tinggi dan perlu diperhatikan oleh penderita diabetes. Faktanya, 166 gram nanas mengandung sekitar 16 gram gula. Mangga juga termasuk tinggi gula karena satu porsinya (165 gram) mengandung sekitar 22 gram gula atau lebih dari 14%. Menurut situs Alodokter, Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan asupan gula harian maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan. Penderita diabetes juga disarankan tidak melebihi batas tersebut setiap hari. 

Mengapa Buah Tinggi Gula Bisa Menjadi Risiko?

Pada penderita diabetes, tubuh kesulitan mengatur kadar gula darah terutama setelah makan. Jika buah yang dikonsumsi menyumbang banyak gula (meskipun gula alami), hal itu dapat memicu lonjakan glukosa darah. Oleh karena itu, mengonsumsi buah tinggi gula tanpa kontrol porsi atau tanpa kombinasi dengan makanan lain (misalnya dengan protein atau lemak sehat) bisa memperberat beban regulasi gula darah. 

Tips Aman Mengonsumsi Buah untuk Penderita Diabetes

Berikut beberapa kiat agar konsumsi buah tetap aman:

  1. Perhatikan porsi
    Batasi konsumsi buah tinggi gula pada porsi kecil saja. Tidak perlu dihindari secara total, tapi dikontrol agar tidak berlebihan.
  2. Pilih buah dengan kadar gula yang rendah
    Buah beri (seperti stroberi, rasberi, blueberry) cenderung memiliki gula lebih rendah dibanding buah tropis manis. Hello Sehat menyebut bahwa keluarga buah beri rata-rata hanya mengandung 4–9 gram gula per 150 gram sajian.
  3. Kombinasikan dengan makanan lain
    Konsumsi buah bersama sumber protein atau lemak sehat dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah.
  4. Perhatikan kematangan buah
    Semakin matang buah, kadar gulanya cenderung meningkat. Misalnya pisang yang matang sempurna akan lebih manis dibanding pisang yang masih agak hijau. 
  1. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi

Jika ragu dalam menentukan buah dan porsi yang aman untuk kondisi pribadi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

Referensi: hellosehat.com, dkonsul.com, alodokter.com

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Mengenal Virus Nipah, Penyakit Mematikan yang Mulai Jadi Perhatian Dunia

Bandung – Dunia kembali diingatkan bahwa ancaman pandemi tidak benar-benar hilang, melainkan hanya sedang “beristirahat”.…

Perkuat Ketahanan Pangan, DKPP Kota Bandung Transformasi Aplikasi E-Laman Hati Jadi Berbasis Data

BANDUNG – Pada Jumat (19/12) Telkom University dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota…

Ternyata Ini Penyebab Kentut yang Nggak Bersuara Justru Super Bau

Bandung – Siapapun pasti pernah kentut. Hal yang tampak sederhana ini sebenarnya adalah bagian dari…