Bandung – Kondisi trotoar di sejumlah titik Kota Bandung kembali menjadi sorotan setelah banyak warga mengeluhkan jalur pejalan kaki yang rusak dan tidak rata, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas. Kerusakan ini terlihat jelas pada beberapa bagian trotoar yang ambles, lepas, dan berlubang, seperti yang tampak di kawasan pertokoan salah satu ruas jalan di Bandung, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat yang kerap melintasinya.
Kerusakan tersebut semakin terasa mengganggu karena permukaan trotoar tidak hanya retak, tetapi juga memiliki ubin yang terangkat dan tanah yang menganga di beberapa sisi, sehingga membuat pejalan kaki harus ekstra hati-hati ketika melintas agar tidak terpeleset atau tersandung. Selain itu, kondisi tersebut juga membuat beberapa orang terpaksa turun ke badan jalan untuk mencari jalur yang lebih rata, sehingga menambah risiko kecelakaan dan mengurangi kenyamanan publik.
Situasi ini semakin memprihatinkan karena area yang rusak berada di lokasi yang cukup ramai, di mana mobil dan kendaraan lain kerap melintas dan memadati kawasan tersebut, sehingga membuat pejalan kaki tidak memiliki ruang aman untuk berjalan. Tidak sedikit warga yang mengaku kesulitan melewati area tersebut, terutama saat hujan turun ketika lubang dan permukaan tanah semakin licin dan tertutup genangan air.
Keluhan warga pun mulai bermunculan, di mana banyak dari mereka mempertanyakan respons pemerintah kota terhadap kondisi trotoar yang dibiarkan rusak cukup lama tanpa perbaikan signifikan. Beberapa pedagang sekitar bahkan menyebutkan bahwa kerusakan tersebut sudah terlihat berbulan-bulan, tetapi belum mendapatkan penanganan yang memadai meski kondisi menjadi semakin parah.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan trotoar di lokasi tersebut, meskipun masyarakat berharap pemerintah kota dapat segera bergerak cepat mengingat trotoar merupakan fasilitas publik yang seharusnya memberikan rasa aman serta nyaman bagi para pejalan kaki. Dengan kondisi yang semakin memprihatinkan, warga berharap agar perbaikan infrastruktur dapat segera dilakukan demi menciptakan kota Bandung yang lebih ramah bagi pejalan kaki.
Referensi

