GUNUNGKIDUL – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Telkom (Telkom University) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) di Desa Wareng pada Rabu (4/6/2025). Bertempat di Kantor Lurah Desa Wareng, kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini difokuskan pada serah terima dan pelatihan perangkat pengukuran pH tanah berbasis teknologi Internet of Things (IoT).
Program ini hadir sebagai solusi atas kendala yang dihadapi petani setempat yang selama ini masih menggunakan metode tradisional dalam mengecek kadar asam tanah. Ketidakteraturan pH tanah seringkali menjadi penyebab utama penggunaan pupuk yang tidak efektif dan penurunan hasil panen. Dengan alat sensor IoT yang diserahkan, kini petani dapat memantau kondisi tanah secara akurat dan real-time.
Selain prosesi serah terima perangkat, tim dari Telkom University juga memberikan pendampingan teknis. Para petani dibekali keterampilan cara mengoperasikan alat, membaca data yang dihasilkan, hingga cara memanfaatkan informasi tersebut untuk menentukan jenis perawatan tanaman yang paling sesuai.
Antusiasme masyarakat terhadap inovasi ini sangat tinggi. Berdasarkan hasil survei kepuasan yang dilakukan di akhir acara, 100% peserta menyatakan sangat setuju bahwa program ini memberikan manfaat nyata. Warga menilai waktu pelaksanaan sangat efektif dan memuji sikap tim dosen serta mahasiswa yang ramah dan responsif dalam memberikan bimbingan.
Keberhasilan implementasi di Desa Wareng diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam menerapkan konsep smart farming di Indonesia.

