Categories Budaya Teknologi

Fenomena Gen Z dan Second Account-nya

Bandung – Fenomena penggunaan second account di media sosial semakin populer di kalangan Gen Z. Jika akun utama biasanya berisi unggahan rapi dan estetis, akun kedua ini justru menjadi ruang alternatif yang lebih jujur dan santai. Pertanyaannya, mengapa generasi ini begitu membutuhkan akun kedua?

Dilansir dari We Are Social (2024), lebih dari 60 persen pengguna media sosial berusia 16–24 tahun memiliki akun ganda. Data ini menunjukkan bahwa second account bukan sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya digital anak muda. 

Fungsi utama second account adalah memberi kebebasan berekspresi. Banyak remaja menggunakannya untuk berbagi cerita keseharian, menuliskan keresahan, hingga membagikan humor spontan yang menurut mereka tidak layak ditampilkan di akun utama. Dengan begitu, akun kedua ini menjadi tempat melepaskan diri dari tuntutan kesempurnaan.

“Gen Z tumbuh dalam ekosistem digital yang penuh tekanan sosial. Mereka mencari ruang aman untuk mengekspresikan diri tanpa rasa takut dihakimi,” menurut Dr. Crystal Abidin, peneliti budaya digital dari Curtin University.

Selain itu, second account memperkuat rasa kebersamaan karena biasanya hanya dibuka untuk lingkaran teman dekat. Mengutip dari The Conversation (2023), anak muda merasa lebih nyaman berbagi isu personal di ruang digital terbatas karena menciptakan “komunitas kecil yang penuh keintiman.” Hal ini menjelaskan mengapa second account sering dianggap sebagai ruang eksklusif bagi Gen Z.

Fenomena ini juga bisa dipahami sebagai bentuk resistensi. Gen Z sadar bahwa media sosial dipenuhi sorotan publik, algoritma, dan kontrol sosial. Dengan akun kedua, mereka berusaha membangun ruang privat di tengah dunia maya yang serba terbuka.

Akhirnya, second account bukan hanya soal tren digital, melainkan representasi budaya baru. Akun ini juga menjadi simbol pencarian identitas, cara menjaga kesehatan mental, sekaligus bentuk adaptasi anak muda terhadap tekanan sosial. Dalam dunia yang menuntut kesempurnaan, second account memberi kesempatan bagi Gen Z untuk tampil apa adanya.

Referensi:

We Are Social, The Conversation

Written By

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Imlek 2026, Libur Panjang dan Makna Tahun Kuda Api bagi Indonesia

Bandung – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 kembali menjadi sorotan publik, bukan hanya karena makna…

QRIS Tembus Korea Selatan: Pembayaran Digital Lokal Menjadi Global

Bandung – Sistem pembayaran digital Indonesia, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), resmi akan dapat…

Microsoft Gandeng PLN, Perkuat Infrastruktur Data Center Nasional

Bandung – Raksasa teknologi global Microsoft menggandeng PT PLN (Persero) untuk membangun pembangkit listrik tenaga…