Categories Teknologi

Instagram Bersihkan Akun Tidak Aktif dan Sejumlah Selebritas Kehilangan Jutaan Followers

Bandung, 8 Mei 2026—Meta Indonesia mengakui tengah melakukan proses rutin penghapusan akun Instagram yang sudah lama tidak aktif sebagai upaya menjaga komunitas platform tetap sehat dan autentik. Kebijakan tersebut menjadi sorotan publik setelah sejumlah selebritas, influencer, hingga akun brand mengalami penurunan jumlah followers secara drastis dalam beberapa hari terakhir. Fenomena ini ramai diperbincangkan di media sosial dan disebut oleh warganet sebagai “The Great Purge of 2026” karena berdampak pada akun-akun besar di tingkat nasional maupun internasional.

Penurunan jumlah followers ini dialami oleh berbagai figur publik ternama. Aktris Luna Maya mengaku kehilangan sekitar 800 ribu pengikut di akun Instagram pribadinya. Sementara itu, berdasarkan data layanan pemantauan media sosial, sejumlah selebritas internasional seperti Justin Bieber, Taylor Swift, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Selena Gomez, Ariana Grande, hingga grup BLACKPINK juga mengalami penurunan followers dalam jumlah besar. Kylie Jenner bahkan tercatat kehilangan hampir 15 juta pengikut, sedangkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi masing-masing kehilangan sekitar 8 juta dan 4 juta followers.

Meta Indonesia menjelaskan bahwa fenomena tersebut terjadi karena perusahaan sedang melakukan pembersihan akun bot serta akun yang sudah lama tidak aktif di platform Instagram. Langkah ini disebut sebagai proses rutin yang dilakukan untuk menjaga kualitas interaksi dan keaslian komunitas digital di media sosial. Meski demikian, Meta memastikan bahwa akun pengguna aktif tidak terdampak oleh kebijakan tersebut.

“Instagram baru saja melakukan proses rutin penghapusan akun-akun yang sudah tidak aktif. Proses ini bertujuan untuk menjaga komunitas Instagram tetap sehat dan autentik. Karena itu, pengguna mungkin melihat perubahan pada jumlah followers,” ujar juru bicara Meta Indonesia dalam pernyataan resminya.

Meta juga menegaskan bahwa followers aktif pengguna akan tetap aman dan tidak mengalami penghapusan. Selain itu, akun yang sebelumnya sempat ditangguhkan dan berhasil dipulihkan akan kembali masuk ke dalam perhitungan jumlah followers setelah proses verifikasi selesai dilakukan.

Fenomena penurunan followers ini turut memicu berbagai diskusi di media sosial. Banyak pengguna menyadari adanya perubahan signifikan pada jumlah pengikut akun-akun besar maupun akun pribadi mereka sendiri. Sejumlah pengguna di platform X menduga penurunan tersebut terjadi akibat penghapusan akun bot dan akun mati yang dilakukan Instagram secara massal.

Kebijakan bersih-bersih akun tidak aktif ini menunjukkan upaya Meta dalam meningkatkan kualitas ekosistem digital di Instagram. Langkah tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa jumlah followers di media sosial tidak selalu merepresentasikan audiens aktif yang sesungguhnya. Dengan adanya pembersihan akun bot dan akun tidak aktif, interaksi di platform diharapkan menjadi lebih autentik, relevan, dan sehat bagi seluruh pengguna Instagram di berbagai negara.

Referensi: kumparan.com , cnbcindonesia.com 

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Imbas Gejolak Harga Minyak Dunia

Bandung, 20 April 2026—Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia mengalami penyesuaian sebagai dampak…

Kembalinya Manusia ke Orbit Bulan Lewat Misi Artemis II

Bandung – Misi Artemis II yang diinisiasi oleh NASA berhasil kembali ke Bumi dengan selamat pada 10 April 2026 melalui…

Gelombang PHK Massal Sektor Teknologi, Hampir 70 ribu Karyawan Terdampak

Bandung – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantam industri teknologi pada 2026. Lebih dari 70…