Bandung – FIFA resmi mencabut status registration ban atau larangan transfer yang sebelumnya dijatuhkan kepada Persib Bandung. Dengan keputusan tersebut, Maung Bandung kini kembali dapat mendaftarkan seluruh pemain anyar untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027, termasuk Mariano Peralta dan sejumlah rekrutan lainnya yang sebelumnya belum bisa diregistrasikan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa pencabutan sanksi merupakan hasil dari komitmen manajemen dalam menyelesaikan seluruh kewajiban administratif sesuai aturan FIFA. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas klub dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan.
Sebelumnya, Persib masuk dalam daftar klub yang dikenai registration ban oleh FIFA sejak akhir Mei 2026. Sanksi itu muncul akibat sengketa kontrak dengan mantan pemainnya, Daisuke Sato. Meski demikian, manajemen tetap aktif bergerak di bursa transfer karena larangan tersebut hanya membatasi proses registrasi pemain baru, bukan perekrutan atau penandatanganan kontrak.
Setelah seluruh kewajiban dipenuhi, nama Persib resmi dihapus dari daftar sanksi FIFA. Artinya, seluruh pemain yang telah direkrut kini dapat didaftarkan secara resmi dan siap memperkuat Maung Bandung pada kompetisi domestik maupun ajang internasional.
Pencabutan larangan transfer menjadi kabar baik bagi Persib yang tengah mempersiapkan skuad terbaik untuk musim baru. Kehadiran pemain-pemain anyar diharapkan mampu menambah kekuatan tim sekaligus meningkatkan persaingan di setiap lini. Bagi Bobotoh, keputusan FIFA ini menjadi angin segar karena mereka akhirnya dapat melihat seluruh rekrutan baru tampil membela Persib sejak awal musim.
Referensi: detiksport, VIVA.co.id, Sumbawanews.

