Bandung – Setelah momen hangat Lebaran berlalu, banyak orang justru merasakan penurunan suasana hati atau yang dikenal sebagai post holiday blues. Kondisi ini umum terjadi setelah libur panjang, ketika seseorang harus kembali ke rutinitas harian seperti bekerja atau sekolah. Perasaan sedih, kehilangan semangat, hingga sulit fokus menjadi tanda yang sering muncul, terutama dalam beberapa hari pertama setelah liburan usai.
Fenomena post holiday blues terjadi karena adanya perubahan drastis dari suasana santai dan penuh kebersamaan saat Lebaran menjadi rutinitas yang padat di lingkungan bekerja. Selama liburan, seseorang cenderung memiliki waktu istirahat yang cukup, berkumpul dengan keluarga, serta terbebas dari tekanan pekerjaan. Ketika semua itu berakhir, tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali.
Kondisi ini bisa dialami siapa saja, baik pekerja, pelajar, hingga ibu rumah tangga, dan biasanya muncul setelah kembali dari mudik atau libur panjang. Meski tergolong ringan dan bersifat sementara, post holiday blues tetap perlu diatasi agar tidak mengganggu produktivitas dan kesehatan mental.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Pertama, mulai dengan menyusun rutinitas secara perlahan, bukan langsung memaksakan diri bekerja penuh. Kedua, jaga pola tidur agar tubuh kembali stabil setelah perubahan jadwal selama liburan. Ketiga, lakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau olahraga untuk membantu memperbaiki suasana hati.
Selain itu, seseorang juga bisa mengatur target kerja yang realistis agar tidak merasa terbebani di awal. Menjaga komunikasi dengan keluarga atau teman setelah Lebaran juga membantu mengurangi rasa kehilangan suasana kebersamaan. Tidak kalah penting, luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang disukai sebagai bentuk self-reward.
Jika perasaan sedih atau tidak bersemangat berlangsung lebih lama dan semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk mulai mencari bantuan profesional. Hal ini bertujuan agar kondisi tidak berkembang menjadi masalah kesehatan mental yang lebih serius.
Pada akhirnya, post holiday blues merupakan hal yang wajar dan bisa diatasi dengan langkah yang tepat. Kunci utamanya adalah memberi waktu bagi diri sendiri untuk beradaptasi, sambil tetap menjaga keseimbangan antara aktivitas dan kebutuhan emosional.
Referensi: detik.com, cnnindonesia.com, alodokter.com

