Resmi Gantikan Tradisi Lama, iPhone Duo Kembali Pakai Touch ID dan Dukung Apple Pencil

Bandung – Langkah mengejutkan kembali diambil oleh Apple. Di bawah kepemimpinan CEO John Ternus, raksasa teknologi asal Cupertino ini resmi mengumumkan perilisan iPhone Duo—ponsel layar lipat (foldable) pertama dalam sejarah perjalanan perangkat pintar mereka. Diumumkan secara global pada pekan ini, lini baru ini tidak sekadar membawa bentuk fisik yang fleksibel, tetapi secara mengejutkan merobohkan tradisi lama Apple yang selama bertahun-tahun diagungkan: menghapus sepenuhnya ketergantungan pada Face ID dan beralih kembali ke kemudahan Touch ID, sekaligus memberikan dukungan penuh untuk penggunaan Apple Pencil.

Mengapa Apple akhirnya luluh dan mengganti formula lama mereka? Jawabannya terletak pada fungsi dan kenyamanan pengguna. Pada format layar lipat, pemindai sidik jari Touch ID yang terintegrasi di tombol daya terbukti jauh lebih praktis diakses dalam berbagai posisi perangkat—baik saat terlipat rapat maupun ketika dibuka penuh menyerupai tablet kecil. Di saat yang sama, kehadiran dukungan stylus Apple Pencil mengubah arah fungsi gawai ini: dari sekadar alat komunikasi sehari-hari menjadi kanvas kerja portabel bagi para kreator, profesional, dan pencinta produktivitas.

Bagi masyarakat di Tanah Air yang penasaran kapan perangkat ini melenggang di meja toko lokal, laman Apple Newsroom Indonesia telah mengonfirmasi bahwa iPhone Duo dipastikan bakal segera menyapa pasar Indonesia. Perangkat ini hadir dengan pilihan ruang penyimpanan yang sangat lapang, mulai dari varian 256 GB, 512 GB, 1 TB, hingga kapasitas fantastis 2 TB.

Namun, Anda tentu perlu menyiapkan dompet lebih tebal. Di pasar Amerika Serikat, varian terendah iPhone Duo (256 GB) dibanderol mulai dari US1.999 (sekitar 35 jutaan), sementara varian 2TB menembus angka US3.199 atau setara Rp56 jutaan. Merujuk pada kalkulasi pasar dan penyesuaian pajak impor seperti pada peluncuran iPhone seri Pro di tahun-tahun sebelumnya, harga resmi iPhone Duo saat tiba di Indonesia diprediksi akan menyentuh kisaran Rp40,999 juta hingga Rp62 juta untuk varian tertingginya.

Kehadiran iPhone Duo menandai era baru persaingan gawai kelas atas (flagship). Selama beberapa tahun terakhir, Apple terkesan “sabar” menyaksikan para kompetitornya menguasai ceruk pasar ponsel lipat. Namun, ketika Apple akhirnya melangkah masuk dengan membawa kembalinya fitur favorit nostalgia seperti Touch ID yang dipadu kemampuan Apple Pencil, terlihat jelas bahwa mereka tak hanya sekadar ingin ikut-ikutan tren lipat, melainkan berusaha memberikan pengalaman pakai yang benar-benar siap dan matang.

Meski harganya tergolong sangat tinggi dan mungkin hanya bisa dijangkau oleh segmen pasar premium atau antusias teknologi sejati, keberanian Apple mendobrak tradisinya sendiri adalah angin segar. iPhone Duo membuktikan bahwa teknologi terbaik bukanlah teknologi yang memaksakan gengsi lama, melainkan inovasi yang mau mendengarkan kebutuhan nyata penggunanya di lapangan.

Written By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Keracunan Program MBG Berujung Hilang Ingatan: Pertaruhan Masa Depan Anak Sekolah

Bandung – Kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memicu keprihatinan publik. Seorang…

Telkom University dan Universitas Pertamina Terapkan AI dan PLTS untuk Kelola Sampah di Buahbatu

BANDUNG — Tim peneliti dari Universitas Telkom dan Universitas Pertamina menghadirkan solusi teknologi untuk mengoptimalkan pengolahan…

Alun-Alun Bandung Resmi Dibuka Kembali, Warga Diminta Jaga Ketertiban

Alun-alun Kota Bandung kembali dibuka untuk masyarakat pada Senin, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan…