Bandung – Gelaran festival musik Pestapora 2024 bersama konser tunggal megastar global The Weeknd sukses menyuntikkan dana hingga Rp250 miliar ke dalam ekosistem perekonomian DKI Jakarta. Lonjakan ekonomi yang signifikan ini didorong oleh tingginya mobilitas puluhan ribu pengunjung lokal maupun mancanegara yang membelanjakan uang mereka untuk tiket, akomodasi, kuliner, hingga transportasi selama rangkaian acara berlangsung.
Fenomena ini membuktikan bahwa industri hiburan dan seni pertunjukan bukan lagi sekadar sarana rekreasi atau pelepasan stres masyarakat urban, melainkan mesin penggerak ekonomi kreatif yang nyata. Jakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi utama konser skala besar di Asia Tenggara. Ketika ribuan penonton memadati arena acara, dampaknya langsung merembet ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga bisnis perhotelan di sekitarnya.
Okupansi hotel di area sekitar venue mencatatkan kenaikan pesat selama hari penyelenggaraan. Sektor transportasi—mulai dari layanan transportasi daring, moda raya terpadu (MRT), hingga taksi—turut memanen rezeki dari tingginya lalu lintas penonton. Di sisi lain, ribuan lapangan kerja temporer tercipta, menyerap tenaga kerja muda sebagai kru panggung, petugas keamanan, personel kebersihan, hingga penjaja kuliner lokal di area festival.
Keberhasilan meraih angka putaran ekonomi hingga Rp250 miliar ini memberikan sinyal kuat bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan industri hiburan. Jakarta memiliki potensi pasar yang sangat besar dan daya beli masyarakat yang solid untuk event kelas dunia. Namun, agar dampak positif ini berkelanjutan, kemudahan perizinan, keterjangkauan transportasi umum malam hari, serta infrastruktur venue yang memadai harus terus ditingkatkan.
Dampak dari riuhnya panggung hiburan ini tidak hanya berhenti saat lampu panggung dipadamkan atau musik usai dimainkan. Putaran dana ratusan miliar tersebut menjadi bukti bahwa investasi pada industri kreatif dan hiburan mampu memberikan multiplier effect yang konkret bagi pertumbuhan ekonomi kota secara keseluruhan.

