Bandung – Persib Bandung resmi mengukir sejarah baru di sepak bola Indonesia. Hasil imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) malam, memastikan Pangeran Biru meraih gelar juara musim 2025/2026. Persib mengoleksi 79 poin, sama dengan Borneo FC, tetapi unggul head-to-head sehingga berhak keluar sebagai juara. Gelar ini terasa istimewa karena menjadi trofi ketiga secara beruntun (hattrick juara) sekaligus menghadirkan “Bintang Kelima” di dada mereka.
Keberhasilan tersebut langsung dirayakan puluhan ribu Bobotoh melalui pawai massal di sepanjang Jalan Asia Afrika pada Minggu (24/5/2026). Dominasi Persib musim ini dinilai bukan kebetulan, melainkan hasil racikan taktik pelatih Bojan Hodak yang berhasil membangun lini pertahanan solid. Stadion GBLA pun menjadi markas angker dengan catatan 15 kemenangan dari 17 laga kandang. Penampilan impresif itu turut membawa Teja Paku Alam mencatatkan 19 clean sheet sepanjang musim.
Di tengah euforia juara, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memilih tetap fokus menatap musim depan. Deputi CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, menyebut keharmonisan antara pemain, pelatih, dan manajemen menjadi kunci kesuksesan tim. Manajemen juga mengungkapkan bahwa persiapan skuad untuk musim mendatang sudah mulai disusun demi menjaga dominasi Persib di kompetisi domestik maupun Asia.
Capaian ini semakin menegaskan bahwa Persib bukan sekadar klub sepak bola, melainkan simbol kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Tiga gelar juara beruntun menjadi bukti bahwa Maung Bandung kini layak disebut sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola modern Indonesia.

