Categories Breaking News

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Resmi Tersangka Bencana Kereta Bekasi, Mengapa Beban Kesalahan Selalu Dibebankan pada Kemudi Terakhir?

Bandung — Penyidik Polda Metro Jaya resmi menetapkan masinis Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) sebagai tersangka atas tragedi tabrakan maut dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Penetapan tersangka yang diumumkan pada Selasa (29/9/2026) ini dilakukan setelah polisi melengkapi hasil penyelidikan serta laporan investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Insiden tragis yang terjadi pada 27 April 2026 tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 107 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Masinis AN dijerat pasal kelalaian hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain akibat dugaan pelanggaran sinyal penahan (human error) saat kereta melintas di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa keputusan menetapkan AN sebagai tersangka didasarkan pada pemeriksaan saksi ahli, rekaman instrumen black box lokomotif, serta pencocokan sinyal indikator keselamatan. Dari hasil reka ulang dan data KNKT, KA Argo Bromo Anggrek diduga melintas melebihi ambang batas kecepatan yang diperbolehkan ketika mendekati wesel transmisi dan sinyal masuk stasiun.

Meskipun demikian, kepolisian menegaskan bahwa proses penyidikan belum sepenuhnya ditutup. Pihak aparat terus mendalami potensi kelalaian sistem perkeretaapian lainnya, termasuk keandalan peralatan persinyalan otomatis, sistem proteksi pengereman, serta fungsi koordinasi dari Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) yang bertugas pada hari naas tersebut.

Tragedi perkeretaapian ini menjadi salah satu kecelakaan kereta api paling fatal di kawasan aglomerasi Jabodetabek dalam beberapa tahun terakhir. Sejak insiden April lalu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan telah mengaudit secara menyeluruh prosedur operasional standar (SOP) kereta jarak jauh yang berbagi jalur sebidang dengan moda transportasi massal KRL Commuter Line.

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kedaulatan Energi di Rumah Sendiri: Alasan di Balik Langkah Tegas RI Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

(RI resmi pangkas ekspor gas ke Singapura 31 BBTUD dari Sumatra dan Natuna demi penuhi…

Ironi Garasi Sempit: Ketika Mekanik Bengkel ‘Sulap’ Jadi Pemilik McLaren Miliaran Rupiah

Bandung – Bayangkan kamu sedang sibuk mengencangkan baut dan melumasi rantai motor di bengkel rumahanmu,…

Perjuangan Enam Hari Bertahan Hidup di Lautan Nelayan Anambas Ditemukan Selamat di Malaysia

Bandung – Kabar lega menyelimuti keluarga dan warga Kepulauan Anambas setelah seorang nelayan lokal yang…